Mengapa Menghapal Quran Susah Bagi Sebagian Orang?

01.29


Mengapa susah? Berikut adalah jawabannya:

1. Karena Sudah Termindset di dalam Kepala Bahwa Menghapal Itu Susah

Seringkali lingkunganlah yang disalahkan ketika kita tidak bisa menghapal. Kenapa? Karena dari lingkukanglah kita tau bahwa menghapal itu susah, menghapal itu butuh tenaga ekstra, menghapal itu butuh komitmen yang benar-benar harus kuat.

Apa itu salah?

Oke, seperti yang kukatakan tadi, sebenarnya sih mindset kita dalam menghapal Quran dipengaruhi oleh pengaruh lingkungan terhadap mindset kita, atau yang biasa disebut oleh pakar Psikologi sebagai behaviour. Nah, lalu bagaimana cara kita mengubah mindset kita kalau lingkungan benar-benar tidak mendukung?

Berwisatalah ke Mahad Tahfiz…

Banyak saudara yang berkunjung ke Mahad sederhana kami mendapatkan semangat untuk menghapalkan Quran dan semangat untuk lebih memperhatikan setiap makna bacaan Al Quran. Dan testimoni ini aku tidak mengutip dari manapun karena mereka sendiri yang berbicara kepadaku.

2. Karena Punya Keinginan yang Besar Tapi Waktu Menghalangi

Inilah kendala yang sering dihadapi oleh bapak-bapak yang sibuk bekerja mencarikan nafkah buat keluarganya. Atau, pada ibu-ibu yang sangat disibukkan oleh urusan di rumah yang seakan tak ada hentinya. Lalu, bagaimana solusinya? Cobalah untuk menghapalkan setidak-tidaknya 1 ayat per hari yang penting melakukannya dengan konsisten setiap hari.

Oh iya, lebih efektif lagi kalau 1 ayat itu diulang minimal 20 kali. Maka, insya Allah, hapal sama nggak gampang lupa (katanya Ustadz Rusydi sih).

3. Karena Malas: Punya Banyak Waktu Tapi Ada Aja Alasan Untuk Menunda

Ini adalah virus yang sangat mengganggu kehidupan kita. Karena malas, kita jadi nggak bisa menghasilkan apa-apa, nggak produktif. Lalu, bagaimana cara menghapus rasa malas itu? Tentu saja dengan mengaca kehidupan orang-orang yang kehidupannya penuh semangat. Kita nggak usah jauh-jauh mencari contoh. Cukup dengan melihat kehidupan orang-orang yang strata ekonominya berada di bawah kita. Menurut pengalamanku, kehidupan orang-orang yang strata ekonominnya berada di bawah kita, mereka cenderung lebih bekerja keras mencari nafkah daripada kita. Nah, kalau malas menghapal Quran? Bagaimana solusinya?

Mengacalah pada kehidupan santri-santri yang ditekan dengan hapalannya. Misalnya aja sistem menetapkan bahwa dalam satu tahun harus hapal 10 juz. Maka, kita pun yang melihatnya akan termotivasi: Kok bisa ya, kehidupan mereka yang serba terbatas waktunya itu, karena harus menguasai akademik juga, bisa mengikuti sistem (protokol) yang mengharuskan mereka menghapal 10 juz dalam satu tahun? Nah, dari situ kita pun akan termotivasi.

4. Karena Belum Memahami Betul Manfaat dari Menghapal Quran

Manusia itu ada dua tipe. Satu, orang-orang biasa aja, yang hidupnya ngalir-ngalir aja (nggak tau ngalirnya ke mana :v ). Dua, manusia yang memandang segala sesuatu dari segi kemanfaatan, yang bisa kusebut sebagai manusia AMBAK (apa manfaatnya bagiku). Nah, termasuk ketika memandang menghapal Quran. Apa sih manfaatnya menghapal Quran? Benar nggak sih kita harus menghapal Quran? Dan sejuta pertanyaan lainnya meneror kepala manusia AMBAK ini.

Oke, aku akan jawab, moga aja bisa memuaskan kalian yang mencari-cari manfaat dari menghapal Quran.

Manfaat yang tertinggi dari menghapal Quran ini adalah surganya Allah subhanahu wa taala. Mendapatkan surganya Allah nggak gampang bung! Kita harus berusaha sekuat tenaga supaya Allah ridho dengan kita. Kalau Allah sudah ridho dengan kita, maka apapun yang kita inginkan akan dikabulkan oleh-Nya.

Manfaat berikutnya adalah menguatkan daya ingat otak. Ini sudah teruji. Soalnya, otak yang senantiasa diasah, maka dia tidak akan mudah hilang. Jadi begini, di dalam otak, ada jutaan jaringan-jaringan saraf yang di ujung saraf itu ada myelin yang menghubungkan antara satu saraf dengan saraf yang lain. Ketika kita menghapal, maka myelin yang ada di otak itu menebal dan sambungan antar saraf itu menjadi lancar. Begitu penjelasannya secara Biopsikologi.

5. Belum Menemukan Teknik yang Tepat

Terkadang kita memiliki semangat yang tinggi dalam suatu hal namun kita salah dalam melangkah.

Yap, begitu pula dengan menghapal Quran.

Sebenarnya sih, teknik tidak begitu berpengaruh dalam menghapal Quran. Namun, bukan berarti teknik tak berguna. Maksudku, setiap orang memiliki teknik yang berbeda dalam menghapal Quran. Ada yang diulang 10 kali dulu baru bisa hapal, ada yang harus makan mi dulu baru bisa hapal, ada yang olahraga dulu baru bisa hapal, ada yang harus mandi dulu. Oke, itu semua adalah keunikan yang kita miliki masing-masing. Maka, ketika aku menyinggung teknik di sini maksudnya adalah bagaimana cara kita supaya mengoptimalkan teknik yang kita miliki itu supaya lebih efektif lagi.

Nah, kesimpulannya, kalau kita ingin menghapal Quran, mulai dari sekarang. Jangan tunggu nanti-nanti. Kita tak tau kan, apa yang akan terjadi nanti? Mumpung kita sekarang ini kepikiran buat ngapal Quran, yok kita mulai. Berbuat baik jangan tunda-tunda bung.

Download aplikasi android Muhammad Zaini DI SINI

You Might Also Like

0 komentar

Back to top