2016: The Lost New Year

18.36


Apakah merupakan suatu berkah...

... atau kumpulan dosa?

New York City, USA

"Charles, let's go to Avenue Street!"

"Ayolah Magenta, kau tak bisa kah nggak tiba-tiba nyelonong masuk gitu? Aku kaget tau!" ujar Charles, menatap Magenta tajam.

"Charles... kau tak tau kah sekarang mau masuk 2016?"

"Oh ya kah? Sebentar, aku tak lihat kalender di iPhone-ku dulu. Oh ya! Sisa dua jam lagi! Ayo berangkat! Salak kehabisan tempat..."

2 hours to new world...

Akihabara District, Japan

"Tadaima, Okaa san.... (Aku pulang, mama)"

"Okaeri, Maruko kun" jawab mama, tersenyum.

"Ayolah mama, jangan panggil aku pake kun lagi. Aku kan sudah besar." Maruko menggembungkan pipi, kawaii.

"Oh iya, iya, maafkan mama, nak. Ada apa? Kok kayaknya senang sekali?"

"Mama, kan sebentar lagi tahun baru! Bentar, tak lihat jam dulu. Wow, tinggal sejam, lima puluh sembilan menit lagi! Ayo berangkat!"

"Ayo... ke mana? Budokan kah?"

"Aih, mama ni..."

Mama tersenyum, tertawa pelan melihat tingkah anaknya yang lincah dan gesit seperti Chitoge dalam Nisekoi.

1 hour and 59 minutes to new world...

Burj Khalifa, Dubai

Tok. Tok. Tok. "Assalamualaikum, ya Syeikh Manshur."

"Waalaikum salam. Tafaddol, udkhul. (Silahkan masuk)"

Kriiik... Pintu kamar lantai 396 itu berderit pelan.

"Syeikh Manshur, kembang apinya sudah siap dinyalakan."

"Suf.. (okay) mari kita nyalakan..." Syeikh Manshur berjalan pelan menuju dinding luar Burj Khalifa yang terbuat dari kaca berbingkai emas murni. "Aku sudah tak sabar ingin membuat anakku riang walaupun aku jarang bisa menemuinya."

"Benar, Syeikh, aku yakin, pangeran akan senang melihat ini," ujar pelayan itu seraya menintikkan tetes haru.

"Terima kasih, saudaraku," ucap Syeikh Manshur, tersenyum.

1 hour to new world...

Nami Island, Korea

"Joon, kau masih ingat ketika derai-derai dedaunan pinus merayapi hari-hari kita?" tanya Yu Jin hangat.

"Ya, sayang, aku tak akan pernah lupa pada hari-hari itu, ketika burung-burung menerbangkan cinta kita kepada setiap insan yang kesepian, ketika dedaunan mengangguk-ngangguk pada setiap ucap puisi kita, ketika semut merayap iri melihat kemesraan kita."

"Ah, Joon Sang, kau alay banget!"

"Baru tau ya?" tertawa. "Malam ini kita ke sana yuk."

"Boleh," ucap Yu Jin, tersenyum.

30 minutes to new world...

Pattaya Beach, Thailand

"Indah sekali ya, Ped, romansa tahun baru di pantai ini..."

"Ya, Ern, aku pun tak menyangka kalau 2015 sudah beranjak meninggalkan kita. Ah, masih banyak impian yang belum kucapai di tahun ini. Tahun 2016? Entahlah, Ern, aku tak tau mau hidup berpa lama lagi. Akankah euforia ini senantiasa menemani hari-hari kita kelak?"

Satu kembang api meluncur lincah dari horizon pantai Pattaya...

20 minutes to new world...

East Borneo, Indonesia

"Hei, Zen, kau tak keluar kah malam ini?"

"Entahlah, aku tak minat pergi ke mana-mana malam ini, Ji. Biarlah manusia bergembira merayakan hari yang menurut mereka istimewa. Aku tak bisa seperti mereka. Aku adalah aku. Mereka adalah mereka. Ketika aku menjadi aku bukan berarti mereka harus menjadi aku dan aku tak bisa menjadi mereka. Aku bisa menjadi mereka, kita, dan dia."

"Ngomong opo to, kowe?"

5 seconds again to new order world...

Ketika manusia bergembira di hari raya yang mereka bentuk...

Ketika remaja Jepang dan Thailand asyik bergembira bersama berlarian di pantai menanti tahun yang baru...

Ketika remaja Amerika memenuhi Avenue Street dan beraksi gila atas nama kebebasan...

Ketika negara-negara Arab kehilangan identitasnya dan kebanggaannya atas kemuliaan adab...

Ketika Indonesia menghilangkan kultur unggah-ungguh warisan para pendahulu...

Ketika letusan mercon pertama bergemuruh...

Ketika tiupan terompet bersahut-sahutan di langit Israel...

Ketika anak kecil Palestina merayakan tahun barunya dengan melempar-lemparkan batu...

Ketika aku tak dapat lagi menyebut ketika...

Ketika dia tak pantas kusebut sebagai dia...

Masa terus berlalu...

Detik berjalan...

Euforia...

Semua merayap dalam lintas genggaman waktu...

Pahala atau dosa?

Kesenangan atau kehampaan?

Euforia atau fatamorgana?

Semua ilusi ini penipu

Semua kegembiraan ini penjahat

Aku

Kamu

Dia

Mungkin hanya kata tanpa makna

Dan pada saat itu...

~ Coming soon ~

Download aplikasi android Muhammad Zaini DI SINI

You Might Also Like

0 komentar

Back to top