Benarkah Agama Memberatkan?

17.55


Al Quran surat Taha (20) ayat 1-8

طه

ما أنزلنا عليك القرآن لتشقى

إلا تذكرة لمن يخشى

تنزيلا ممن خلق الأرض والسماوات العلى

الرحمن على الأرش استوى

له ما في السماوات وما في الأرض وما بينهما وما تحت الثرى

وإن تجهر بالقول فإنه يعلم السر وأخفى

الله لا إله إلا هو له الأسماء الحسنى

  1. Thaahaa[912].
  2. Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah;
  3. tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),
  4. yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.
  5. (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy[913].
  6. Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.
  7. Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi[914].
  8. Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),

Download aplikasi android Muhammad Zaini DI SINI

[912]. Thaahaa termasuk huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian daripada surat-surat Al Quran, selanjutnya lihat no. [10]
[10]. Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[913]. Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.
[914]. Maksud ayat ini ialah: tidak perlu mengeraskan suara dalam mendoa, karena Allah mendengar semua doa itu walaupun diucapkan dengan suara rendah.

You Might Also Like

0 komentar

Back to top