Tekad

20.21


"Mau jadi apa kamu kalau besar nanti, dek?" kata Banyak Orang.

Tak kujawab - kecuali ngasal.

Kalau yang ini, beneran...

Kalau gede, aku akan memiliki dua keahlian: Master IT dan Master novel. Dengan menjadi master IT, aku akan berusaha mencari duit yang berkah sedangkan dengan menjadi master novel, akan kuajarkan pada dunia nila-nilai kebajikan yang telah lama tertidur dari jiwa-jiwa tangguh bangsa kita.

Mengapa aku nggak menjadikan profesi novelis sebagai pekerjaan utama?

Ya, bukan maksudku mengatakan bahwa menjadi novelis tidak menghasilkan pundi-pundi kekayaan sih. Cuma, aku sadar diri lah, kalau aku membuat novel-novel yang UUD, ujung-ujungnya duit, apa kata pembacaku kelak? Akhirnya, novelku pun akan semakin hambar cita rasanya dan melepuh pula nilai-nilai idealis di dalamnya. Ketika aku menulis novel berorientasi duit, maka aku khawatir, aku nggak akan peduli lagi tentang kualitas tulisanku. Sehingga pada akhirnya, pembaca pula yang kecewa. Aku nggak berpikir bahwa ketika tulisan-tulisanku ditinggal, grafik penjualannya akan menurun, ya. Bukan! Tapi yang lebih kupentingkan adalah kepuasan pembaca. Takutnya, ketika orientasiku duit, aku akan berkata, "Ah, nggak apa-apa lah buat novel yang seadanya. Toh, nanti juga laku." Kan kasihan pembaca yang dikecewakan oleh keegoisanku walau mereka tidak menyadarinya.


Yah, semoga saja kedua cita-citaku ini terwujud.

Amin.

Dan semoga pula dengan tulisan-tulisanku, kelak sejarah akan berubah. Bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju disebabkan generasi muda dan tua yang gemar membaca.

Amin.

Download aplikasi android Muhammad Zaini DI SINI

You Might Also Like

0 komentar

Back to top